Finansial

PBB Tinjau Proyek Pembangunan Berkelanjutan di IKN Nusantara

62
×

PBB Tinjau Proyek Pembangunan Berkelanjutan di IKN Nusantara

Sebarkan artikel ini
Delegasi UNESCAP PBB di IKN/istimewa

PROGRES BENTENG- Dalam usaha mengevaluasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui lembaga UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific) telah melakukan kunjungan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan SDGs dan melibatkan delegasi dari UNESCAP serta pihak Otorita IKN yang memeriksa dua lokasi terkait reforestasi dan upaya pemberdayaan masyarakat.

Dua tempat yang dikunjungi adalah Persemaian Mentawir dan Pertanian Hidroponik di wilayah Sepaku. Masyarakat yang terlibat dalam program-program ini telah menjalani pelatihan hasil kerja sama antara Otorita IKN dan BLK Samarinda selama satu bulan pada tahun 2022.

Persemaian Mentawir dan Pertanian Hidroponik diharapkan akan menjadi sumber data penting dalam laporan mengenai kemajuan SDGs di Indonesia, yang akan disampaikan dalam High-Level Political Forum SDGs di New York pada tahun 2024, dalam Visão Nacional de Desenvolvimento Sustentável (VLR) Nusantara.

Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN, menekankan pentingnya tindakan nyata dalam menerapkan SDGs dalam proses pembangunan Nusantara. Ini tercermin dari berbagai proyek yang ditekankan pada prinsip ekonomi berkelanjutan.

“Perhatian pertama kami (Otorita IKN) dalam membangun Nusantara adalah menjadikannya sebagai sustainable dan livable city (kota layak hidup dan berkelanjutan), pengimplementasian SDG sudah kita masukkan dalam setiap proyek di Nusantara,” ungkap Bambang dalam pernyataannya yang dikutip dari detik.com pada Senin (18/12/2023).

“Terlihat dalam Persemaian Mentawir sebagai langkah awal reforestasi serta Pertanian Hidroponik dari Warga Sepaku yang menjadi aksi dukungan usaha ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Armida Alisjahbana, Direktur Eksekutif UNESCAP, mengamati bahwa proses pembangunan yang dilakukan oleh Kementerian dan Lembaga terkait bersama Otorita IKN sejalan dengan prinsip-prinsip global dalam pembangunan kota modern.

“Sustainability (keberlanjutan) merupakan poin utama yang saya lihat dalam kunjungan kali ini, dengan upaya Otorita IKN melakukan reforestasi serta memberikan upskilling (pemberdayaan) kepada warga sekitar dalam menunjang mata pencaharian yang berkelanjutan. Ini adalah langkah pertama yang bagus,” ujar Armida.

Diani Sadiawati, Staf Khusus Bidang Pembangunan Berkelanjutan Otorita IKN, menegaskan bahwa pihaknya telah menginisiasi berbagai proyek dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip SDGs. Rencananya, pada groundbreaking ketiga Nusantara, akan lebih banyak proyek berkelanjutan atau proyek hijau.

“Saat ini Otorita IKN sedang menyusun VLR didukung UNESCAP dan mitra/organisasi internasional lainnya untuk nantinya menjadi bentuk monitoring pelaksanaan SDGs di Nusantara secara berkelanjutan. Setidaknya, 9 dari 17 tujuan SDGs akan kami kembangkan dalam VLR mengingat ini adalah kota yang baru dibangun,” jelas Diani.

Tambahan informasi, UNESCAP merupakan cabang regional PBB yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan pembangunan di antara 53 negara anggota dan 9 anggota asosiasi di kawasan Asia-Pasifik. UNESCAP mengurusi berbagai isu mulai dari pengentasan kemiskinan, kelestarian lingkungan, manajemen risiko bencana, perdagangan dan investasi, inklusi sosial, hingga konektivitas regional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *