Hiburan

Sinopsis Film Primitif, Eksplorasi Mengerikan dalam Dunia Kanibalisme

114
×

Sinopsis Film Primitif, Eksplorasi Mengerikan dalam Dunia Kanibalisme

Sebarkan artikel ini
Sinopsis Film Primitif/istimewa

PROGRES BENTENG– “Primitif,” sebuah film horor kontroversial dari Indonesia pada tahun 1978, disutradarai oleh maestro sinema Sisworo Gautama Putra.

Film ini menandai debut Barry Prima dalam dunia film, dan dengan penggarapan yang mendebarkan, menciptakan gelombang kontroversi karena menjadi salah satu film pertama yang menampilkan kanibalisme sebagai fokus utama cerita.

Sinopsis

Kisah ini mengikuti tiga mahasiswa Etnologi dan Antropologi – Amri, Rika, dan Tommy – yang memutuskan untuk melakukan eksplorasi mendalam ke daerah pedalaman.

Mereka dibantu oleh Bisma, seorang pria yang memiliki pengalaman di wilayah tersebut, dan seorang anak pedalaman bernama Lahang.

Meskipun Bisma awalnya enggan untuk membawa mereka lebih dalam ke pedalaman karena risiko yang terlibat, keinginan mereka untuk penelitian memaksa Bisma untuk setuju.

Perjalanan mereka dipenuhi dengan tantangan berat, mulai dari kecelakaan rakit yang memecah kelompok menjadi dua, hingga pertemuan dengan suku primitif yang menghuni hutan tersebut.

Pecahan kelompok membuat mereka terpisah; Amri, Rika, dan Lahang berjuang untuk bertahan hidup, sementara Tommy bersama Bisma harus menghadapi nasib tragis.

Kisah ini menghadirkan ketegangan yang mencekam saat mereka berhadapan dengan keganasan suku primitif, dengan karakter-karakternya terancam oleh keberadaan mereka di wilayah terlarang tersebut.

Perjalanan mereka membuka mata akan realitas yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, dengan ketakutan dan keputusasaan menyelimuti setiap langkah mereka.

Dalam keadaan putus asa, hanya Amri dan Rika yang berhasil kembali ke peradaban modern setelah menemukan desa pinggiran yang mereka kenal.

Mereka menjadi saksi hidup dari teror dan misteri di pedalaman yang mengungkap sisi gelap manusia yang jarang dieksplorasi.

Primitif” tidak hanya menjadi film horor biasa. Ini adalah eksplorasi gelap akan dimensi kemanusiaan, ketakutan, dan keputusasaan di dunia yang masih belum dijelajahi sepenuhnya.

Dengan tema kontroversialnya, film ini telah mendapat status kultus di kalangan penggemar sinema horor dan menjadi tonggak penting dalam sejarah film Indonesia.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *