Hiburan

Sinopsis Film Naga Bonar, Kisah Deddy Mizwar Sang Legendaris Jendral Naga Bonar

189
×

Sinopsis Film Naga Bonar, Kisah Deddy Mizwar Sang Legendaris Jendral Naga Bonar

Sebarkan artikel ini
Sinopsis Film Naga Bonar (1987/istimewa

PROGRES BENTENG– Film komedi situasi yang legendaris, “Naga Bonar,” menghadirkan kisah menarik di masa perang kemerdekaan Indonesia, khususnya saat pasukan Belanda berusaha merebut kembali kendali di Sumatera Utara pasca-kemerdekaan.

Sinopsis

Naga Bonar, diperankan oleh Deddy Mizwar, adalah seorang pencopet di Medan yang memiliki sejarah kelam dengan penjara Jepang.

Dalam kisahnya, ia menjalin persahabatan erat dengan Bujang, yang diperankan oleh Afrizal Anoda.

Saat kabar proklamasi kemerdekaan Indonesia dari Jakarta tiba di Medan, Bang Pohan memberitahu bahwa meskipun Jakarta telah merdeka, Medan masih harus berjuang melawan kedatangan pasukan Belanda yang ingin menguasai kembali Indonesia.

Saat terlibat dalam perjuangan melawan Belanda, Naga Bonar secara mengejutkan menjadi bagian dari barisan depan. Intrik muncul ketika dokter Zulbi, yang dicurigai sebagai mata-mata Belanda, ternyata hanyalah isu.

Naga Bonar, dalam perannya sebagai tentara, dipanggil untuk mundur setelah perundingan dengan Belanda.

Namun, perpindahan pasukan membawa perubahan dalam kehidupan Naga Bonar. Ia mulai tertarik pada Kirana, putri dari Dokter Zulbi.

Di tengah-tengah persiapan perlawanan, Naga Bonar, yang tak pandai membaca peta, salah menentukan lokasi untuk perjuangan melawan Belanda, memilih Parit Buntar yang ternyata telah diduduki oleh pasukan Belanda.

Ketika Bujang, sahabat Naga Bonar, mengambil seragam jenderal dan pergi ke Parit Buntar untuk berperang, nasib tragis menimpanya.

Kehilangan sahabat terdekatnya sangat menggoncangkan Naga Bonar. Namun, bersama dengan Kirana dan pasukannya, Naga Bonar mengambil langkah berani untuk menghancurkan markas Belanda di Parit Buntar.

Usaha mereka berhasil, ditandai dengan orasi menginspirasi kepada pemuda Indonesia.

“Naga Bonar” bukan hanya tentang perjuangan melawan penjajah, tetapi juga tentang persahabatan, kesetiaan, dan cinta.

Film ini memperlihatkan sisi kemanusiaan di tengah-tengah situasi perang yang keras, dengan sentuhan komedi yang menghibur. Sebuah kisah yang menggugah semangat patriotisme dan meneguhkan arti dari persahabatan sejati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *