Keluar Bengkel, 10 Rampok Paksa Kadis Perkim Benteng Serahkan Mobilnya

Oktober 3, 2020
Peristiwa 0   74 views 0
hendri donal

Hendri Donal menjelaskan kejadian yang menimpanya (Foto: Hendri/PROGRES BENTENG)

BENTENG, PROGRES.ID – Hendri Donal, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Kadis Perkim) dan Pertanahan Bengkulu Tengah (Benteng) menjadi korban dugaan perampokan pada Kamis siang (01/10/2020). Hendri yang merupakan warga Jalan WR Supratman Kelurahan Pematang Gubernur ini dirampok lebih dari 10 orang saat sedang menyervis mobilnya di bengkel.

Awalnya Hendri membawa mobil Honda Jazz miliknya ke bengkel di Jalan Kalimantan Kelurahan Rawa Makmur. Di bengkel itu, ia mengganti bola lampu mobilnya yang bernomor polisi B 1658 SRS.  Kemudian, saat hendak  kembali ke rumah, di depan bengkel ia dihadang 3 mobil. Terlihat ada sekitar 10 orang dari dalam 3 mobil itu.

Salah seorang dari mobil tersebut kemudian keluar dari mobil dan menghampiri Hendri. Dengan kasar ia memaksa Hendri keluar dari mobilnya. Ia menyebut mobil yang dibawa Hendri bermasalah karena menunggak angsuran kredit.

Korban bingung, karena mobil ia ia beli secara tunai. Hendri menjelaskan bahwa ia membeli mobi itu tunai dan  mendapat STNK dan BPKB lengkap tanpa proses mencicil. Namun, pelaku ngotot dan memaksa Hendri keluar dari mobilnya.

Kemudian, saat Hendri dipaksa keluar, salah seorang pelaku lainnya mengambil alih mobil tersebut dan membawanya pergi.  Hendri kian cemas ketika 10 orang mengepungnya.

“Yang jelas mobil saya itu tidak kredit dan sudah saya laporkan ke pihak berwajib terkait apa yang saya alami. Saya harap pelaku bisa ditangkap dan mobil saya bisa kembali,” ungkap Hendri.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

1.040

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

788

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

48

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *