Tersangka Pembunuh Cinta Sejenis Diancam Hukuman Seumur Hidup

Juni 9, 2020
Hukum dan Kriminal 0   77 views 0
Jaksa Kejari Benteng

Jaksa Kejari Benteng sedang memeriksa berkas perkara yang disampaikan Satreskrim Polres Benteng (Foto: Hendri/PROGRES BENTENG)

BENTENG, PROGRES.ID – Satuan Reskrim Polres Bengkulu Tengah menyerahkan pelaku pembunuhan cinta sejenis ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Benteng pada Selasa (09/06/2020). Selain dua tersangka, polisi juga menyerahkan barang bukti yang dijadikan alat untuk membunuh korban.

Diketahui sebelumnya kedua tersangka ini terlibat asmara dengan korban, lantaran korban tindak membayar usai berhubungan intim sesama jenis. Kedua tersangka sakit hati dan berujung membunuh korban.

“Berkas dan tersangka telah selesai diperiksa, dan hari ini kami serahkan ke Kejaksaan untuk segera disidang,” ujar Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah Iptu Rahmat saat usai melaksanakan serah terima tersangka dan BB kasus pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan berencana.

Berdasarkan LP/B-46/V/2020/Bkl/RES BENTENG tanggal 21 Mei 2020, kedua tersangka terbukti bersalah dan dikenakan dengan Pasal 340 KUHPidana atau Pasal 339 KUHPidana Jo 55 KUHPidana. Kejadian di Pondok Kebun dekat bendungan PLTA Musi Desa Susup Kecamatan Merigi Sakti, Benteng.

Kedua tersangka adalah MU (16 Tahun) dan AL ( 20 Tahun) disangkakan membunuh korban dengan cara mencekik leher korban dengan ikat pinggang. Ini dilakukan oleh tersangka Mu dan Al dengan memukul korban terlebih dahulu dengan besi shock motor yang sudah dipersiapkan tersangka. Kemudian kedua tersangka membuang jasad korban ke dalam aliran Sungai PLTA Susup. Kemduian keduanya bermaksud mengambil barang-barang milik korban.

“Dari pemeriksaan dan keterangan saksi, kedua tersangka telah merencanakan pembunuhan tersebut, dan selanjutnya kita menunggu dari Kejaksaan soal jadwal sidang kedua tersangka,” papar Rahmat.

Mereka bertiga berencana akan melakukan hubungan badan (homo) di dekat bendungan, sekira jam 18.45 WIB. Mereka bertiga berangkat ke bendungan dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Kedua tersangka dan korban suka lawan sejenis dan pernah berhubungan badan sekira bulan Januari 2020. Dan karena tidak dibayar, maka pelaku sakit hati dan merencanakan membunuh korban dan.mengambil barang milik korban.

Sesuai dengan Surat dari Kejaksaan Negeri Bengkulu tengah Nomor B/479./1.7.19/ Eoh. 2/06/2020 tanggal 8 Juni 2020 berkas perkara tersebut dinyatakan sudah lengkap dan akan diajukan ke Pengadilan untuk disidangkan.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

1.040

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

788

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

48

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *