Belasan Penunggak PDAM Benteng Dipanggil Jaksa

Juni 24, 2020
Hukum dan Kriminal 0   62 views 0
Kejari Benteng

Kejari Benteng memanggil pelanggan PDAM Tirta Raflesia yang menunggak tagihan hingga lebih dari 12 bulan untuk diberi penjelasan perdata (Foto: Hendry/PROGRES BENTENG)

BENTENG.PROGRES.ID – Sedikitnya 13 Pelanggan PDAM Tirta Raflesia Bengkulu Tengah (Benteng) dipanggil Jaksa. Untuk menangani penunggak ini, manajemen PDAM sebelumnya telah melakukan kerjasama (MoU) dengan  Kejaksaan Negeri (Kejari).

Kejari Benteng juga akan memberikan bantuan hukum seperti penegakan hukum, pertimbangan hukum dan bantuan hukum terkait penunggakan PDAM yang dianggap perlu difasilitasi.

Pelanggan PDAM yang menunggak sejauh ini hanya dipanggil untuk mendengarkan penjelasan Kejari terkait kewajiban mereka yang belum dibayar ke PDAM Tirta Raflesia.

“Jadi menunggaknya itu ada yang dari 2014, 2015 sampai sekarang.  Jadi ada 13 pelanggan yang menunggak dengan otomatis itu merupakan hutang negara yang harus dibayar, lebih kurang ditotalkan sekitar 46 Juta Rupiah. Jadi intinya pihak PDAM ini telah memberikan surat kuasa khusus kepada kita untuk bertindak sebagai negosiator atau negosiasi untuk melakukan penagihan hutang terhadap pelanggan,” ungkap Kasi Datun Kejari Benteng Bherta Camelia saat dikonfirmasi.

Diketahui, pemanggilan hari ini (Rabu, 24/06/20) merupakan yang pertama dilakukan Kejari. Dalam pemanggilan tersebut sebagian pelanggan meminta agar jaringan air bersih dari PDAM ke rumah mereka diputus saja. Meski demikian Kejari menargetkan pada pemanggilan ketiga semua tagihan harus sudah lunas dibayar kepada pihak PDAM Bengkulu Tengah.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

240

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

135

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

20

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *