Pegang Molen, Lalu Tersetrum, Pekerja CV Berdiri Kari dari Sumut Meninggal di Komplek PT PMS

Februari 21, 2020
Featured Peristiwa 0   164 views 0
Komplek PT PMS

Polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian meninggalnya seorang pekerja asal Sumatra Utara di komplek PT PMS (Foto: Hendri/PROGRES.ID)

BENTENG, PROGRES.ID – Seorang karyawan CV Berdiri Kari bernama Apriansyah (27 Tahun) meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik atau tersetrum saat sedang bekerja di komplek PT Palmas Mas Sejati (PMS) Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (19/02/2020) sekira pukul 14.50 WIB tersebut mengejutkan rekan-rekan kerjanya.

Berdasarkan laporan polisi yang diterima jurnalis Progres Benteng, Apriansyah saat itu sedang bekerja mengaduk semen dengan molen (mesin pengaduk semen dan pasir).  Saat ia memegang molen itu, korban kemudian berteriak.

“Nyetrum,” pekiknya.

Mendengar teriakan Apriansyah, rekan kerjanya bergegas mematikan saklar penghubung molen dan berlari menghampiri Apriansyah. Saat didekati rekan-rekan kerjanya, Apriansyah sudah tergeletak tak sadarkan diri.

Mendapati situasi seperti itu, rekan kerja korban menghubungi Askep untuk meminjam mobil dan membawa Apriansyah ke Klinik Rizki Medika di Desa Kembang Seri Kecamatan Talang Empat. Namun, saat diperiksa dokter jaga di klinik tersebut, dokter menyebutkan jika pria kelahiran Lima Puluh, Sumatra Utara, 17 April 1992 itu meninggal dunia.

Petugas Polres Benteng sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan dua orang saksi yang merupakan rekan kerjanya. Polisi menduga, ada kabel telanjang yang mengenai badan mesin molen sehingga menimbulkan setruman. (hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

163

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

102

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

16

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *