Derita Tumor, Balita Asal Desa Harapan Makmur Butuh Uluran Tangan

Juni 11, 2020
Featured Humaniora Kesehatan 0   116 views 0
Ibu Aisyah

Ibu Aisyah, Fitri saat menceritakan kondisi putri kecilnya (Foto: Hendri/PROGRES BENTENG)

BENTENG, PROGRES.ID – Sungguh malang nasib yang dialami Aisyah, bayi yang beru berusia 5 Bulan asal Desa Harapan Makmur Kecamatan Pondok Kubang Bengkulu Tengah (Benteng) harus menahan sakit akibat menderita tumor di bagian ketiaknya.

Aisyah merupakan anak dari pasangan Jafar dan Fitri. Ia menderita tumor limfangioma sejak lahir yang kondisinya terus membesar.

Orang tua Aisyah tak berhenti berusaha untuk kesembuhan putrinya. Bahkan Aisyah sudah mereka bawa berobat hingga ke Rumah Sakit di Kota Bengkulu. Sayangnya, orang tua Aisyah kesulitan pendanaan ketika putrinya harus dirawat lebih lanjut ke RS di Palembang. Kini, putrinya hanya dirawat seadanya di rumah.

Kepada jurnalis, ibunda Aisyah, Fitri menuturkan, Aisyah kerap menangis setiap hari, mungkin karena menahan rasa sakit.

“Sejak lahir sudah ada gejala ini. Awalnya hanya benjolan kecil. Sekarang ini sudah mulai membesar, Aisyah harus dirujuk ke Palembang untuk operasi kalau mau sembuh kata dokter. Kami kesulitan untuk biaya operasi ke sana (Palembang),’’ ungkap Fitri.

Fitri juga mengaku kalau sesekali anaknya merintih menahan sakit sampai suhu badannya panas tinggi. “Kadang menangis gara-gara nahan sakit, kadang pula sampai panas tinggi,’’ kata Fitri didampingi suaminya, Fajar yang berprofesi sebagai buruh harian.

Besar harapan Aisyah agar bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya. Pihak keluarga juga berharap ada uluran tangan untuk membantu biaya Aisyah agar dapat menjalani pengobatan lebih lanjut ke rumah sakit di Palembang.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

1.040

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

788

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

48

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *