Kades Jayakarta: Surat Pernyataan Itu Saya Buat Hanya Untuk Masyarakat

Februari 28, 2018
Hukum dan Kriminal 0   113 views 0

PROGRES.ID, BENTENG – Setelah dinyatakan tidak terbukti oleh Inspektorat Bengkulu Tengah (Benteng) terkait dugaan asusila yang diduga dilakukan Kepala Desa (Kades) Jayakarta, saat ini surat pernyataan sang kades terus menjadi perbincangan warga.

Mulai dari BPD serta warga mencurigai jika kasus asusila tersebut sengaja dihentikan dengan alasan tidak cukup bukti atas laporan yang disampaikan. Bahkan pernyataan yang dibuat saat sidang adat desa saat itu, dianggap tidak sah karena sang kades mengaku pernyataan yang ia buat atas dasar paksaan.

Ditemui saat pembacaan hasil rekomendasi Inspektorat Rabu (28/02/2018) Kades Jayakarta Agus mengaku surat pernyataan yang disebarkan BPD itu sebenarnya hanya ditujukan untuk masyarakat Jayakarta. Maksud pembuatan surat itu untuk meredam emosi warga.

Agus mengaku, pernyataan yang dibuat saat sidang adat tersebut bukan ia buat sendiri, melainkan pihak Pemuka Adat.

“Surat pernyataan itu tujuannya agar polemik yang berkembang di masyarakat  bisa diredam. Selain itu, dalam pernyataan itu tidak ada nama saya yang ada hanya kades yang saya tandatangani tapi tanpa cap. Sedangkan dalam berita acara harusnya tandatangani kades  bisa diakui kalau ada capnya”, ungkap Agus.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

1.087

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

833

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

52

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *