Ratusan Sanggar Seni di Benteng Ilegal

Desember 20, 2017
Seni dan Budaya 0   80 views 0

PROGRES.ID, BENTENG – Sedikitnya ada ratusan Sanggar Seni yang tersebar hampir di setiap desa dalam Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) hingga saat ini masih dianggap ilegal. Pasalnya, ratusan sanggar seni tersebut belum terdaftar dan rata-rata belum memiliki legalitas yang memenuhi syarat.

Hasil pendataan, banyak terdapat sanggar seni seperti sarafal anam, seni kasidah, kuda lumping, ratusan sanggar tari  hingga sanggar sekolah juga belum terdaftar di Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bengkulu Tengah Achrawi mengaku dari ratusan sanggar seni di Kabupaten Benteng Baru satu yang terdaftar yaitu Teater Jengkal. Bahkan sanggar ini pernah tampil di Brunei dan Malaysia.

“Untuk itu kita lakukan semiloka, agar seniman penggiat seni budaya tahu tata cara mengurus perizinan dan bisa mengakses program pemerintah. Jika nanti sudah terdaftar semua, maka bantuan sarana dan prasarana kesenian yang hampir tiap tahun ada bisa mereka dapatkan,” jelas Achrawi.

Dikatakan Achrawi, mekanisme untuk mendapatkan bantuan tetap memakai proposal dan syaratnya juga terdata di sana.

“Saya mengimbau para pengurus sanggar harus berupaya memiliki akta, terdaftar di desa setempat, memiliki rekening. Selain itu kepengurusan perizinan harus dimulai dari tingkat desa, camat serta sekretariat,” sambungnya.

Jika telah memiliki sejumlah izin, sambungnya, selanjutnya sanggar seni itu dapat didata ke Disparbud kabupaten dan provinsi.

“Setelah itu, setiap tahun akan ada pendataan pusat data statistik, pendidikan dan kebudayaan. Dari sana mereka akan dapat nomor rekomendasi,” jelasnya.(hdn)

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *