Kabid Anggaran: Belum Ada Rekomendasi DPMD Pencairan DD Belum Dapat Diproses

Juli 4, 2017
Featured Pemerintahan 0   142 views 0

PROGRES.ID,BENTENG– Meski sudah memasuki bulan terakhir tahapan pencairan Dana Desa(DD), namun ternyata hingga kini masih ada beberapa desa yang belum bisa mencairkan dana tersebut. Pemerintah daerah(Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah(Benteng) melalui Badan Keuangan(BKD) mengaku sejauh ini pencairan rata-rata terkendala laporan atas realisasi penggunaan DD tahun 2016 hingga draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa(APB-Des) tahun ini.

Kabid Anggaran BKD Benteng Triyanto mengatakan bahwa, pihaknya belum bisa membeberkan secara detail terkait keterlambatan pencairan DD tersebut, yang jelas pihaknya hanya akan menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana(SP2D) jika sudah menerima rekomendasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa(DPMPD).

” Jika belum ada rekomendasi dari DPMPD, Proses pencairan belum bisa di proses,” jelas Triyanto(04/07/2017).

Berikut jumlah Desa pada 10 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bengkulu tengah(Benteng) yang sudah menerima DD dan yang belum menerima Dana Desa:

1. Talang Empat       : 14 desa / 1 Desa belum cair
2. Pondok Kelapa     :  17 desa /(lengkap)
3. Pagar Jati            :  13 desa /( lengkap)
4. Merigi Sakti          : 15 desa /(lengkap )
5. Pematang Tiga     : 13 desa /(Lengkap)
6 .Pondok Kubang    : baru  9 desa/(lengkap)
7. Taba Penanjung    : baru 3 desa/(lengkap)
8. Karang Tinggi       : baru 14 desa /(lengkap)
9 .Bang Haji             : baru  8 desa/(lengkap)
10. Merigi Kelindang : tak satupun desa yang sudah menerima Dana Desa(DD)

Dijadwalkan pencairan Dana Desa(DD)  paling lambat pada akhir bulan ini.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

2.003

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

1.498

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

83

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *