Di Larang Berjualan Di Dalam Area Kantor Bupati, Pedagang Kerupuk Ngamuk

Juli 10, 2017
Featured Peristiwa 0   126 views 0

PROGRES.ID,BENTENG– Hampir sepuluh menit seorang ibu yang berprofesi sebagai pedagang kerupuk ini berdebat dengan Satpol PP Pemkab Bengkulu Tengah. Ia marah dengan petugas karena di larang berjualan ke dalam area kantor Bupati Benteng. Dalam insiden ini, Sanuludin yang merupakan komandan Satpol PP di kantor Bupati Benteng di cecar oleh sang pedagang keliling yang kesal karena di larang berjualan. Tak hanya di cecar dengan celotehan dari sang pedagang, Satpol PP inipun juga nyaris di bogem oleh sang pedagang. Beruntung kejadian itu sempat di lerai oleh ASN yang berada di lokasi.

Dalam debatnya, pedagang kerupuk keliling ini menganggap larangan tersebut hanya di buat-buat oleh Satpol PP karena menurutnya selama ini ia bebas menjajakan dagangannya ke dalam area Kantor Bupati.

Pedangan yang melakukan perlawanan karena dilarang jualan di dalam kantor Bupati/progres.id/Dunan

” Saya ini sudah lama berjualan disini, baru sama bapak inilah yang melarang saya,” ungkap Pedagang (10/07/2017).

Sementara Komandan regu Satpol PP Benteng Sanuludin mengaku jika larangan berjualan keliling dalam Kantor Bupati merupakan aturan saat ini.

” Saya di Panggil langsung sama pak Sekda dan pak Wabup untuk melarang para pedagang berjualan di dalam area gedung, jadi siapapun akan kami larang,” tegasnya.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

1.569

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

1.204

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

67

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *