Kades, PPS & Warga Srikaton Sebut Tanda Tangan Mereka Dipalsukan

Agustus 25, 2016
Politik 1   124 views 0
Untuk Dukung Balon Independen
PROGRES.ID, BENTENG – Kepala Desa Srikaton Kecamatan Pondok Kelapa, Sarjoni menyebutkan bahwa tanda tangannya dan sejumlah warga desanya telah dipalsukan untuk mendukung bakal calon (balon) Medi-Irman Jaya melalui jalur perseorangan (independen).
“Tindakan tim balon ini sangat tak terpuji. Seharusnya mereka memberikan contoh yang baik, untuk jadi pemimpin harusnya diawali tindakan yang terpuji bukan dengan melakukan pemalsuan tanda tangan,” sesal Sarjoni, Kamis (25/8/2016).
Sarjoni memastikan akan terus mengawal permasalahan ini hingga ke KPU Benteng. “Saya akan kawal terus, karena saya tak ingin nama saya dicatut untuk balon yang tidak saya dukung,” tandasnya.
Tak hanya KTP dan tanda tangan Kades dan warga yang diduga dipalsukan, namun KTP dan tanda tangan anggota Petugas Pemungutan Suara (PPS) ikut diklaim mendukung balon tertentu.
“Ada juga  KTP anggota PPS diklaim mereka, ya ketahuan lah, yang memverifikasi mereka,” kata Sarjoni.
Menurut Sarjoni ada sekira 200 lebih KTP yang merupakan syarat dukungan Medi-Irman Jaya dinilai tidak sah oleh warga.

“Terus terang saya kaget, kok bisa KTP dan tanda tangan saya ada sama mereka (Tim Medi-Irman), padahal yang bersangkutan atau timnya tidak pernah menemui saya, pokoknya saya tidak terima dan say atk pernha memberikan dukungan itu,” tegas salah seorang warga Srikaton, Juniati.

Selain pasangan Medi-Irman, KTP dukungan pasangan Henri-Ismail juga disebut-sebut tidak sah oleh warga desa Srikaton. Terdapat 26 KTP dukungan pasangan itu tidak diakui sang pemilik KTP.(hdn)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

163

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

103

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

16

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *