Bukit Kandis, Tawarkan Destinasi Keindahan Alam dan Sensasi Rock Climbing

Oktober 1, 2016
Featured Lingkungan 1   472 views 0

PROGRES.ID, BENTENG – Bukit Kandis merupakan sebuah bukit batu granit yang memiliki ketinggian hingga 125 meter dengan diameter mencapai 700 meter. Bukit ini dulunya banyak ditumbuhi pohon Asam Kandis atau lebih sering disebut pohon Kandis oleh masyarakat Bengkulu. Meski saat ini pohon kandis tersebut sudah jarang ditemui di sekitar bukit itu, namun masyarakat Provinsi Bengkulu lebih mengenal bukit ini dengan sebutan Bukit Kandis.

Bukit Kandis terletak di Desa Durian Demang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah. Karena memiliki fenomena yang indah dan alami, bukit ini sering dijadikan para fotografer sebagai objek foto. Selain itu juga kerap dijadikan latar foto pranikah (Pre-Wedding).

Wisatawan asal Bogor saat menikmati keindahan Bukit Kandis

Wisatawan asal Bogor saat menikmati keindahan Bukit Kandis

“Saya datang ke sini karena penasaran akan keindahan alamnya. Bukit ini sering sekali saya lihat sebagai latar belakang foto Pre-Wedding. Jadi saya ke sini untuk mengabadikannya secara langsung,” ujar Imam Sanusi, salah seorang pengunjung yang berasal dari Bogor, Jawa Barat.

Selain keindahan alam, bukit ini juga menawarkan tantangan tertentu bagi pecinta rock climbing (panjat tebing). Sensasi yang akan ditawarkan tentunya amatlah menarik. Namun sayangnya kondisi ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Gambar Bukit Kandis diambil dari Jalan Liku-Liku Sembilan Bengkulu-Kepahiang | Foto: Dok. PROGRES.ID

Gambar Bukit Kandis diambil dari Jalan Liku-Liku Sembilan Bengkulu-Kepahiang | Foto: Dok. PROGRES.ID

“Bukit ini sangat ideal untuk rock climbing, bila saja hal ini dimanfaatkan secara optimal tentunya dapat mendatangkan wisatawan dari luar daerah bahkan luar negeri,” kata Ihsan, juga wisatawan asal Bogor.(awe)

Perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

1.087

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

833

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

52

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Komentar Facebook

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *