BPBD Ralat Jumlah Data Tewas Akibat Longsor dan Banjir

Mei 2, 2019
Featured Peristiwa 0   172 views 0
Kepala BPBD Benteng

Kepala BPBD Benteng memberikan pernyataan pers terkait jumlah korban banjir dan longsor (Foto: Hendry Dunan/PROGRES BENTENG)

PROGRES.ID, BENTENG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Tengah meralat data terkait jumlah warga yang tewas akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Jumlah yang sebelumnya sempat dipublikasikan sebanyak 24 korban, setelah dilakukan validasi data oleh tim ternyata hanya berjumlah 19 orang, dua orang masih dinyatakan hilang dan saat ini masih dilakukan pencarian.

Kepala BPBD Benteng Tomi Marisi mengatakan, angka tersebut berkurang setelah tim melakukan validasi data terhadap sejumlah keluarga korban dan ditemukan ada satu korban dengan dua nama serta ada pula satu korban di dua desa.

“Kita sudah melakukan validasi data ke seluruh korban dan kita temukan ada yang double dalam data korban yang sudah terekspost. Jadi ini harus kita pubikasikan,” jelasnya.

Dikatakan Tomi, selama ini data tersebut kita peroleh berdasarkan laporan warga yang kehilangan keluarga mereka, ternyata dalam laporan tersebut ada dua nama dan dua domisili.

“Setiap laporan kita terima dan kita masukan ke dalam daftar korban tapi saat ini sudah selesai data sementara diangka 19 orang, dua masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Pencarian terhadap para korbam yang hilang masih terus dilakukan saat ini difokuskan di dua titik yakni Desa talang Boseng dan Merigi Sakti.(hdn)

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *