Rumah Bendahara Desa Dibobol Maling, Rp 9,8 Juta Raib

132
Pencurian
Para jurnalis mewawancarai pemilik rumah yang diduga menjadi korban pencurian | Foto: Hendry Dunan/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Bendahara Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Desi mengaku jika rumahnya diduga telah dibobol maling pada Selasa sore (30/01/2018). Akibatnya, uang tunai kas desa sebanyak Rp 7,8 Juta serta uang milik pribadi seilai Rp 2 Juta raib.

Dugaan pembobolan rumah itu terjadi pada saat para penghuni rumah tengah pergi beraktivitas. Menurut pemilik rumah, mereka baru sadar telah menjadi korban pencurian saat sekitar pukul 17.00 WIB setelah melihat kamar mereka sudah berantakan yang diduga diobrak abrik oleh pencuri.

“Saya baru tahu kalau rumah saya telah di masuki maling setelah saya melihat kamar sudah berantakan dan saya cek ternyata uang kami sudah hilang,” aku Desi.

Mendapati kondisi itu, Desi dan keluarga mulai menyusuri ke sekitar pemukiman tempat mereka tinggal, namun upaya tersebut sia-sia dan akhirnya kasus tersebut mereka laporkan ke Mapolsek Pondok Kelapa.

Hingga Rabu (31/01/2018) pelaku belum berhasil ditemukan. Berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga berjumlah 2 orang menggunakan sepeda motor jenis bebek matic merek Yamaha Mio.(hdn)

Komentar Facebook

Warning: A non-numeric value encountered in /home/progresi/public_html/benteng/wp-content/themes/newsprogres/includes/wp_booster/td_block.php on line 308

LEAVE A REPLY