Setahun Lebih Idap Gastroschisis, Bayi Asal Pondok Kubang Dirujuk ke Palembang

Januari 11, 2018
Featured Kesehatan 0   42 views 0

PROGRES.ID, BENTENG – Masih ingat dengan Bayi malang bernama Reyhan Anda Prasetyo (1,5 Tahun) ?. Anak dari pasangan Arman (26 Tahun) dan Teti Martani (21 Tahun). Mereka tinggal di Desa Talang Tengah Kecamatan Pondok Kubang Bengkulu Tengah (Benteng).

Pekerjaan kedua orang tua bayi ini tidak tetap, sehingga memaksa Reyhan harus hidup dengan menahan rasa sakit akibat penyakit yang dideritanya lebih dari setahun.

Kini Reyhan dan keluarga sudah bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, Reyhan saat ini sudah menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Benteng sebesar Rp 20 Juta. Ia kini sudah dirujuk ke rumah Sakit Dr M. Hosein Palembang, Sumatera Selatan.

Menurut sekretaris Dinas Sosial Benteng, Martini menjelaskan Reyhan sedang mendapat perawatan di Palembang.

“Reyhan saat ini sudah dirawat, mudah-mudahan penderitaan yang dialaminya selama ini bisa terobati dan sembuh,” ungkap Martini.

Sekedar mengingatkan, Reyhan awalnya terlahir normal, namun saat ia berumur 2 bulan ia mengalami gangguan pada pencernaannya sehingga dia kesulitan untuk buang air besar.
Melihat kondisi itu, kedua orang tuanya membawanya berobat ke salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu. Namun sayang setelah dilakukan operasi, justru usus yang dianggap bermasalah dibiarkan keluar dari dalam perut sang bayi atau dalam bahasa medis disebut gastroschisis. Akibatnya kini kondisi usus tersebut terus membengkak sambil mengeluarkan cairan dan darah.

“Operasi saat itu menggunakan dana BPJS, kata pihak rumah sakit operasi lanjutan baru akan di lakukan setelah Reyhan berumur 1,5 Tahun itu pun harus dibawa ke Palembang. Ini sudah beberapa bulan Reyhan tidak minum obat karena nggak ada biaya lagi untuk mengambil obat di rumah sakit.Kami bingung melihat kondisinya seperti ini, apalagi kini anak kami nggak mau makan,” keluh Martini.(hdn)

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *