Limbah Batubara Menumpuk, Dewan Desak Gubernur Ambil Sikap

54
M Nasir
M Nasir | Foto: Hendri Dunan/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Lantaran tidak ada pembeli, limbah batubara sungai yang dikumpulkan warga terus menumpuk. Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mendesak Gubernur Bengkulu segera bersikap, mengingat ada ribuan warga yang menggantungkan hidupnya dari limbah batubara tersebut.

Meski masalah izin jual beli limbah batubara sungai masih belum tuntas diputuskan, ribuan warga di Kabupaten Benteng terus melakukan aktivitas mereka mencari limbah batubara di aliran sungai.

Akibat tidak ada pembeli, limbah batubara yang sudah dikarungi warga saat ini terus menumpuk di sepanjang aliran sungai dan pemukiman warga. Menyikapi hal tersebut, DPRD Benteng mendesak Gubernur Bengkulu segera mengambil sikap, mengingat banyaknya masyarakat yang menggantungkan hidup mereka dengan batubara.

“Saya harap gubernur segera bersikap karena ini urusan perut, kalau pun ada izin yang harus diurus. Gubernur kan sudah tahu saat pertemuan dengan pihak Kementrian ESDM saat itu, kan semuanya telah diserahkan sepenuhnya dengan gubernur masalah limbah batubara ini. Sebagai gubernur harus tegaslah. Jangan sampai ini dibiarkan seperti ini,” ujar Anggota DPRD Benteng, M.Nasir.

Untuk diketahui, masyarakat di Kabupaten Benteng mulai terjun mencari limbah batubara di sungai sejak puluhan tahun lalu. Namun belakangan proses jual beli limbah batubara terhenti lantaran si pembeli dan penjual harus mengantongi izin dari pemerintah, seperti SIUP dan lainnya. Tuntutan harus memiliki izin inilah yang menjadi pemicu kerap terjadi demonstrasi, karena warga menganggap izin seperti itu memberatkan mereka. Sementara si pembeli juga tidak berani mengambil batubara dari warga karena kerap ditangkap pihak berwajib.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY