Lahan Polres Bengkulu Tengah Masih Terkendala Status

Agustus 30, 2018
Featured Pemerintahan 0   266 views 1

PROGRES.ID,BENTENG – Rencana pembangunan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bengkulu Tengah(Benteng) pada tahun 2019 diperkirakan akan sulit terwujud. Pasalnya, lahan yang akan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah statusnya masih bermasalah.

Diketahui lahan yang saat ini sudah disiapkan ternyata masih berstatus milik Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) di daerah itu.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara mengatakan, lahan Mapolres yang sudah dibeli oleh pemerintah daerah itu statusnya masih aset Diknas, jadi pemerintah daerah harus mengembalikan aset tersebut dari milik Diknas menjadi atas nama pemerintah daerah. Setelah dikembalikan kepada pemerintah daerah baru aset tersebut bisa dihibahkan kepada Polri.

“Sebenernya ini kan hanya administratif saja, kalau riilnya kan barang itu sudah ada, hanya saja masih terkendala administratif, itu saja karena aturan hibah itu kan harus persetujuan DPRD dan sebagainya seperti itu, intinya kita sambil ini berjalan proses juga terus berlanjut,” ungkapnya.

Diketahui, lahan Mapolres Bengkulu Tengah ini sebenarnya sudah dipersiapkan oleh pemerintah daerah sejak lama, hanya saja letak lahan yang telah disiapkan di desa Renah Semanek dianggap tidak memungkinkan untuk Mapolres, akhirnya lahan tersebut pindah di desa ujung karang kecamatan karang tinggi.(hdn)

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *