Disahkan 2017, Perda Zakat Belum Dijalankan

40
sucipto dprd
Sucipto | Foto: Hendry Dunan/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bengkulu Tengah Sucipto Meminta Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) di daerah ini segera ditetapkan. Langkah tersebut diakui Sucipto mengingat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah memiliki Perda tentang zakat, namun terkesan jalan di tempat.

Bapemperda DPRD Benteng telah memanggil beberapa OPD yang terlibat dalam pembentukan Baznas untuk dimintai keterangan terkait belum dibentuknya Baznas di Kabupaten Benteng.

Dalam hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing pada Selasa (11/04/2018), Pemkab Benteng beralasan jika kepengurusan Baznas belum bisa dibentuk karena masih menunggu petunjuk dari pusat dan provinsi.

Menurut Sucipto, Baznas Kabupaten Benteng sudah harus berdiri sebelum Ramadan. Mengingat saat bulan Ramadhan akan dibutuhkan lembaga yang konsisten mengurus zakat.

“Jangan sampai nanti hak masyarakat di kabupaten ini tidak dapat kita salurkan karena belum adanya Baznas. Kalau tidak ada Baznas, zakat yang dikeluarkan sama saja dengan pungli. Jadi kami minta agar hal tersebut bisa segera dituntaskan. Apalagi ASN di Benteng ini bukan sedikit,” jelasnya.

Diketahui, Perda tentang Zakat di Kabupaten Benteng sudah terbentuk sejak tahun 2017. Sayangnya, setelah ditetapkan, belum ada realisasi yang diatur dalam Perda tersebut.(hdn)

Komentar Facebook

Warning: A non-numeric value encountered in /home/progresi/public_html/benteng/wp-content/themes/newsprogres/includes/wp_booster/td_block.php on line 308

LEAVE A REPLY