Soal Ekonomi, Pembangunan & Lingkungan, Ini Program 3 Paslon Kada Benteng

263
Debat Pilkada Benteng
Suasana debat publik Pilkada Benteng Rabu malam | Foto: dok/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) mengemukakan gagasan dan jawaban masing-masing saat ditanya moderator debat Pilkada Benteng, Retno Eka Putri yang menanyakan tentang ekonomi, pembangunan dan lingkungan.

Debat tahap pertama ini dilangsungkan di Puncak Hotel Tahura, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Benteng mulai pukul 20.00 WIB, Rabu (25/1/2017).

Paslon nomor urut 1, Medio Yulistio-Abdu Rani mengatakan, salah satu upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat adalah dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, baik itu dari sumber daya alam (SDA) atau pun sumber daya manusia (SDM).

Melalui pengembangan potensi inilah, lanjut Medio diharapkan mampu menciptakan birokrasi pemerintahan yang baik, kuat dan mampu bersaing dengan daerah lain.

“Menumbuhkembangkan potensi yang ada di Kabupaten Benteng adalah misi utama kami,” jelas Medio.

Selain itu, disampaikannya juga, dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat  tak terlepas dengan rencana pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana layanan masyarakat.

“Dengan infrastruktur yang memadai akan menjadi faktor penunjang yang sangat penting untuk membantu menyejahterakan masyarakat. Perbaiki jalan penghubung antardesa, antarkecamatan dan antarkabupaten. Dengan demikian, ini akan menggeliatkan pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Debat Pilkada Benteng
3 Paslon adu gagasan dalam debat Pilkada Benteng

Sementara itu, paslon nomor urut 2, Ferry Ramli-Septi Peryadi menyampaikan, mereka memiliki 10 poin penting yang menjadi misi mereka untuk membangun Kabupaten Benteng.

“Poin utama yang kami soroti adalah bidang infrastruktur, yakni pembangunan jembatan, jalan dan irigasi. Jika ini dimaksimalkan, geliat ekonomi pasti akan terlihat,” kata Ferry.

Selain itu, Ferry-Septi juga akan mengambil kebijakan yang berpihak kepada masyarakat menengah ke bawah. Sebab itulah, ia mengklaim akan memperjuangkan terbentuknya BLUD sebagai syarat agar peminjamann dana bergulir kepada koperasi di Kabupaten Benteng bisa kembali disalurkan.

“Kita akan kembali berdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sebagian besar tergantung pada koperasi. Dengan disalurkannya dana bergulir, kegiatan UMKM di Kabupaten Benteng akan kembali berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, paslon nomor urut III, M Sabri-Naspian mengemukakan bahwa peningkatan ekonomi masyarakat harus dilakukan sejak dini. Salah satunya adalah dengan memberikan pendidikan ekonomi kepada masyarakat agar mereka mampu memahami peluang yang
bisa menggerakkan ekonomi keluarga mereka.

“Peningkatan ekonomi harus diawali dengan pemberian pendidikan ekonomi secara baik. Melalui masyarakat yang cerdas, kami yakin mereka akan mampu menciptakan lapangan kerja baru secara mandiri dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya,” kata Sabri.

Debat kandidat Pilkada Benteng ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Benteng, Asmara Wijaya. Turut hadir pada acara ini, yakni Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwansyah Putra, Anggota DPD RI Ahmad Kanedi, Waka Polda dan Pamen Polda Bengkulu.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY