Kecewa Debat Pertama, Warga Harap Tak Terulang di Debat Lanjutan

289
Debat Pilkada Benteng
Suasana debat publik Pilkada Benteng Rabu malam | Foto: dok/PROGRES BENTENG
PROGRES.ID, BENTENG – Debat publik perdana yang berlangsung di puncak Hotel tahura (25/1/2017) dinilai oleh sebagian orang tak berlangsung sesuai harapan. Wakil Rektor III Universitas Muhammadyah Bengkulu (UMB), Supli, menilai minimnya fasilitas bagi tamu undangan dan ketidaknyamanan dirinya untuk menyaksikan debat membuat ia meninggalkan ruangan sebelum acara debat selesai.
” Saat masuk kedalam ruangan, tempat duduk saya hanya kursi plastik dan tak ada meja. Jika memang tak mungkinkan, jangan diundang dong. Makanya memilih pulang. Ini debat yang pertama, saya harap yang kedua dan ketiga nanti tak lagi seperti ini,” keluhnya.
Tak hanya itu, kekecewaan juga disampaikan para undangan yang berada di luar ruangan debat kandidat lantaran layar proyektor yang sering mati dan membuat para penonton tak bisa menikmati layanan sepenuhnya.
Disisi lain, Retjo warga Kembang Seri mengaku siaran langsung yang disiarkan oleh salah satu TV lokal tidak dapat dinikmati selayaknya acara debat publik. Selain gambarnya yang tidak jernih, audio juga dirasa kurang jelas.
” Jujur kami kecewa. Harusnya dengan debat kami bisa menilai calon pemimpin kami.Tapi kalau seperti ini apa yang harus dinilai.,”ungkapnya.(25/1/2017)
Warga berharap dalam debat lanjutan fasilitas yang ada dapat lebih baik, agar tujuan diadakan debat kandidat benar benar dapat dinikmaiti warga. Sehingga warga dapat benar-benar memilih para pemimpin mereka sesuai dengan program-program yang ditawarkan oleh para kandidat.(hdn)
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY