PT. BMQ Akui Sungai Susup Tercemar Akibat Luapan Kolam Limbah

243
Sejumlah warga yang melakukan aksi protes dilokasi tambang PT BMQ/progres.id/Dunan

PROGRES.ID,BENTENG– Perusahaan tambang batubara PT Bara Mega Quantum(BMQ) akui bahwa akibat kolam limbah yang belum optimal, menyebabkan tercemarnya aliran sungai Susup. Kolam limbah dinilai tak lagi mampu menampung debit air saat dilanda hujan deras, akibatnya kolam limbah meluap dan melimpah sehingga mencemari sungai.

Untuk itu pihak PT BMQ berjanji akan segera membuat kolam pembuangan limbah dengan kapasitas yang lebih besar. Idealnya kolam pembuangan limbah yakni dengan ukuran lebar 20 meter, panjang 60 meter serta kedalaman kolam mencapai 3 meter.

Kepala Teknik Tambang PT BMQ Hari Mulyatno mengaku,selama ini kondisi kolam memang masih dibawah standar.

Kepala Tehnik Tambang PT BMQ Hari Mulyatno saat diwawancarai sejumlah jurnalis/progres.id/Dunan

” Ya kita akui kolam yang ada hanya memiliki kedalaman sekitar 2 meter, saat ini kita sudah mulai membuat kolam endapan agar hal serupa tidak terjadi,” ujar Hari Mulyatno(04/07/2017).

Selain permasalahan limbah warga di Kecamatan Taba Penanjung yang melakukan aksi protes, juga mempermasalahkan sistem perekrutan tenaga kerja yang dinilai tidak menyerap tenaga kerja dari warga setempat. Warga setempat juga merasa keberadaan perusahaan pertambangan PT BMQ kurang memberi manfaat. Banyak lahan lahan warga yang rusak akibat adanya aktifitas pertambangan batu bara.

Pihak PT BMQ pun berjanji akan berusaha menampung tuntutan dan aspirasi dari perwakilan warga.(hdn)

 

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY