Konsumsi Tembakau Gorila Berpotensi Alami Gangguan Kejiwaan

232
embakau Cap Gorila/ Foto: Sindonews
PROGRES.ID, BENTENG – Narkotika jenis tembakau gorila saat ini sudah mulai menjalar ke Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Terbukti beberapa waktu lalu, pihak kepolisian Mapolsek Talang Empat sudah menangkap tiga orang pelaku, yang diduga sebagai pengedar dan pengkonsumsi tembakau tersebut yang notabene ketiganya merupakan pelajar.
Menurut Kabid Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Bina Bukit Ampera, M.Kes bahwa mengkonsumsi narkotika tersebut rentan mengalami gangguan jiwa. Ia mengatakan tembakau gorila mengandung zat AB-CHMINACA yang saat ini ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai narkotika golongan I. Zat itu berjenis Synthetic Cannabinoid. Tembakau ini memiliki efek halusinogen, cannabinoid, dan toxic.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Benteng, Meizuar,
” Penggunaan tembakau gorila ini dengan dosis yang berlebihan dapat mengakibatkan dan menimbulkan gejala gangguan jiwa seperti halusinasi dan delusi,’’ ungkap Bukit (4/2/2017).
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Benteng Meizuar meminta kepada seluruh kepala sekolah dan dewan guru untuk aktif melakukan razia terhadap pelajar. Hal ini untuk mengantisipasi adanya narkotika dikalangan pelajar.
” Rutinnya razia terhadap barang bawaan siswa bisa mengantisipasi itu,’’ tegas Meizuar.(hdn)
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY