Kadernya Tersandung Korupsi, DPD NasDem Tak Beri Bantuan Hukum

79
kpu benteng dodi herawansyah
Dodi Herawansyah | Foto: kpu-bentengkab.go.id

PROGRES.ID, BENTENG – Kader DPD NasDem Bengkulu Tengah (Benteng) yang juga anggota DPRD Benteng, TH diduga terlibat kasus korupsi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Polres Bengkulu Utara telah melakukan penahanan terhadap TH dan 3 tersangka lainnya.

Dugaan korupsi itu diduga dilakukan saat TH menjabat sebagai Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cerdas Amanah.

Menanggapi Hal tersebut, Ketua DPD Partai Nasdem Riko Zaryan Saputra menegaskan jika terbukti merugikan uang negara alias korupsi, maka DPD NasDem memastikan tidak akan memberikan pendampingan hukum terhadap kadernya tersebut. Hanya saja menurutnya sejauh ini NasDem belum menerima kepastian yang jelas terkait musibah yang menimpa rekannya itu.

“Kita dari Partai NasDem sudah berkomitmen dari awal tidak ada bantuan apapun bagi tersangka korupsi. Namun kalau masalah rekan kita yang katanya sudah ditahan polisi, ya kita tunggu aja surat pemberitahuan dari pihak kepolisian dulu ya,” katanya.

Sementara itu, seorang tersangka lagi yakni Komisioner KPU Benteng berinisial MH hingga hari ini (23/11/2017) masih bekerja seperti biasa. KPU Benteng mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk penangguhan ke pihak kepolisian agar rekan mereka tidak ditahan.

“Kami dari KPU berharap agar ada penangguhan untuk rekan kami mengingat divisi yang dipegangnya saat ini sangat dibutuhkan,” ungkap ketua KPU Benteng Dodi Herwansyah.

Diketahui, dari total dana sekitar Rp 1,3 Miliar yang merupakan dana BOP diperuntukkan bagi menjerat tersangka sebanyak 16 orang, masing-masing diduga menyelewengkan dana berkisar antara Rp 18 hingga Rp 32 Juta.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY