Direktur RSUD Benteng Tegur Keras Oknum Petugas IGD Yang Diduga Lakukan Mark Up Tarif

153
Direktur RSUD Benteng Dr.Sayboy/progres.id/dunan

PROGRES.ID,BENTENG– Dua orang oknum petugas Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Bengkulu Tengah (Benteng) di duga melakukan mark up tarif pada pasien saat di rawat dalam  ruangan Instalasi Gawat Darurat(IGD).

Hal ini terungkap setelah salah seorang pasien yang dirawat, melakukan pembayaran saat ingin pulang. Ketika di lihat rincian pada tarif tagihan terdapat sedikit perbedaan dari yang di perkirakan. Saat diteliti ternyata ada dua item biaya perawatan yang masuk dalam tagihan padahal tidak di lakukan. Dua item biaya yang di bebankan pada pasien tersebut yakni biaya jahitan dan biaya tindakan dengan nilai ratusan ribu rupiah.

Menanggapi hal tersebut Direktur RSUD Benteng Dr.Sayboy membenarkan kejadian itu, Ia mengatakan sudah memanggil kedua bawahannya tersebut.

” Sudah saya panggil keduanya, bahkan sudah saya buat teguran keras dan keduanya sudah buat surat pernyataan di atas materai untuk tidak mengulangi perbuatan mereka,” ungkap Sayboy(11/07/2017).

Untuk itu kepada masyarakat yang dirawat atau masuk kerumah sakit di himbau agar lebih teliti melihat tagihan tarif yang dibuat petugas di rumah sakit, jika menemukan kejanggalan pada tarif tersebut silahkan melapor kepihak rumah sakit setempat.(hdn)

Area lampiran
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY