Tak Ada Dana Lagi, Arsyad Tak Akan Banding Putusan PT TUN Medan

220
Arsyad Hamzah | Foto: Istimewa/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Arsyad Hamzah mengaku tak akan melakukan upaya hukum lagi pascaputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) Medan. Ia mengatakan dengan melakukan upaya banding ke Mahkamah Konstitusi (MA), maka akan membutuhkan waktu, biaya dan tenaga lagi.

“Kami berhenti. Terus terang tak punya biaya lagi, sebab mengurus semuanya bukan tidak membutuhkan biaya. Apalagi ke MA, sepertinya tak akan ada lagi. Saya ini didukung oleh masyarakat. Apapun hasilnya, harus saya sampaikan kepada mereka yang telah meluangkan waktu mendukung saya,” ungkap Arsyad dengan nada kecewa saat dihubungi jurnalis PROGRES BENTENG via telepon, Sabtu (26/11/2016).

Menurut Arsyad proses penegakan hukum yang telah dilalui telah menilai apa yang dilakukan KPU Bengkulu Tengah adalah benar.

“Gugatan yang sudah saya sampaikan ke PT-TUN beberapa waktu yang lalu ditolak, artinya PT TUN menganggap KPU benar semua. Langkah selanjutnya tidak ada, mentok di sini. Saya kecewa dengan penegakan hukum yang ada,” kata Arsyad.

Ia menerima keputusan itu dengan kekecewaan dan berhenti berharap untuk kembali menjadi salah satu kandidat dalam Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Benteng 15 Februari 2016 mendatang.

Untuk diketahui, sejak dinilai Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Benteng, Arsyad dan pendukungnya telah melakukan sejumlah upaya, mulai dari aksi protes, melayangkan laporan ke Panwaslu hingga ke PT-TUN Medan.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY