Presidium Pemekaran Benteng Sebut Ferry Tak Terbendung

446
Ferry Ramli
Ferry Ramli | Foto: Dok/PROGRES.ID

PROGRES.ID, BENTENG – Bakal calon (balon) Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) yang juga masih menjabat sebagai Bupati Benteng, Ferry Ramli saat ini memiliki elektabilitas tertinggi dan tak terbendung. Hingga saat ini belum ada balon lain yang dapat menyaingi keunggulan Ferry. Demikian diungkapkan mantan anggota Presidium pemekaran Kabupaten Benteng, Arsyad Hamzah.

“Jika dibandingkan dengan beberapa tokoh yang muncul, figur Ferry Ramli selaku Bupati Benteng selaku incumbent (petahana) masih unggul,” ungkap Arsyad.
Menurut Arsyad, keunggulan Ferry itu dikarenakan efek dari hasil kepemimpinannya hingga saat ini. Dimana pembangunan yang dilakukan selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Baik itu pembangunan jalan desa, pembangunan perkantoran yang digunakan untuk kepentingan umum.
“Selama 8 tahun memisahkan diri dari Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Kabupaten Benteng kian berkembang pesat, begitu juga selama 5 tahun dibawah kepemimpinan Bupati defenitif pertama, yakni Bapak Ferry Ramli,” katanya.
Arsyad menambahkan, jika terpilih untuk memimpin Kabupaten Benteng di periode berikutnya, berbagai tantangan dan tugas yang lebih menantang menanti. Salah satunya adalah melanjutkan pembangunan Kabupaten Benteng menjadi lebih baik dan tak kalah dengan dengan kabupaten lainnya.
“Jika terpilih lagi, selaku presedium kami mengharapkan agar Pak Ferry bisa mengambil kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sebab, peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin (Bupati),” ungkapnya.
Selain diprediksi menjadi calon terkuat, dari sejumlah partai politik (parpol) yang memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupeten Benteng, saaat ini Ferry tampak menjadi rebutan.
Meski belum mempublikasikan secara terang-terangan, sejumlah Parpol diketahui telah memberikan dukungan. Diantaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan partai Nasional Demokrasi (Nasdem) sendiri sudah memastikan diri menjadi salah satu partai pengusung.(hdn)
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY