Panwaslu Benteng Pantau Calon Pemilih di Desa Jambu

339
Albert
PROGRES.ID, BENTENG – Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) 2017, Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) mulai melakukan langkah pengawasan.
Ketua Panwaslu Benteng Albert Satya Jaya mengaku Panwas tengah melakukan pemantauan di Perumnas Azzahrah, Desa Jambu. Di Perumnas tersebut disinyalir banyak penduduk yang memiliki identitas Kota Bengkulu, sehingga ada kemungkinan menjadi mata pilih ganda.

“Meski wilayah tempat tinggalnya masuk di Kabupaten Benteng, penduduknya banyak orang dari Kota Bengkulu, makanya kita akan kroscek. Saya sendiri akan mengkroscek langsung ke sana (Desa Jambu) dalam waktu dekat,” katanya.

Menurut Albert, selain di lokasi tersebut, masih ada desa di beberapa kecamatan yang menjadi perhatian khusus Panwaslu, yakni desa-desa yang ada di perbatasan antara Seluma, Kepahiang dan Kota Bengkulu.
“Kami sudah mencatat daerah-daerah yang masuk kategori rawan dalam Pemilu nanti, dan orang-orang kami sudah kami siapkan di beberapa kecamatan tersebut dalam hal ini panwascam,” ujarnya
Sejauh ini Panwaslu Kabupaten Bengkulu Tengah sudah merekrut panitia pengawas untuk tingkat kecamatan (Panwascam). Kedepan, lanjut Albert, Panwascam juga akan diminta untuk mencari dan merekrut para anggota petugas pengawas lapangan (PPL).
Dijelaskannya, PPL sangat dibutuhkan sebagai perpanjangan tangan Panwas dalam melakukan pengawasan.
“Pengawasan tidak akan optimal jika tidak adanya PPL dan masyarakat yang ikut membantu dalam menyukseskan Pemilu yang bersih dari kecurangan,” tutup Albert.(hdn)
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY