Giliran Meidi Hasferi Protes dan Lapor ke Panwas

521
Lapor Panwas
Pasangan Meidi Hasferi-Arbain melaporkan hasil pleno vertual dukungan KTP ke Panwaslu Benteng | Foto: Hendry/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Setelah KPU Benteng menetapkan hasil verifikasi faktual (vertual) ditingkat PPK (21/10/2016) yang menyatakan dua kandidat jalur independen kurang dukungan, yakni pasangan Meidi Hasferi-Arbain dan Hendri Koestomo.

Hari ini (22/10/2016) Meidi Hasferi didampingi tim menyatakan protes atas hasil keputusan tersebut. Ia mendatangi Sekretariat KPU Benteng dan melaporkan keberatannya ke Panwaslu Benteng.

Meidi mengklaim jika hasil vertual ditingkat PPS tidak sesuai dengan fakta di lapangan hingga 8.000 KTP dukungannya dicoret oleh PPS.

“Kedatangan saya hari ini karena saya tidak terima hasil yang telah diplenokan KPU, saya tahu dan punya bukti semuanya termasuk SMS dan rekaman oknum PPS yang minta uang (money politic) ke saya agar bisa diloloskan,” ungkap Meidi.

Menurut Meidi, kasus ini selain dia laporkan ke KPU, pihaknya juga akan melapor ke penegak hukum untuk kasus pidana umum (Gakkumdu).

“Saya sudah melapor dan berkoordinasi ke Panwas, saya juga pastikan akan melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum,” Tutupnya.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY