“Diduga Provokator,7 Orang Pengunjuk Rasa di Tangkap Polisi”

215
simulasi pilkada
Simulasi pengamanan Pilkada di Benteng foto;hendri dunan/PROGRES BENTENG/
PROGRES.ID,BENTENG-Tujuh orang pengunjuk rasa diamankan aparat kepolisian karena menjadi provokator dalam demontrasi di depan kantor KPU Kabupaten Bengkulu Tengah. Bentrok antara polisi dan para pengunjuk rasa ini tak terelakkan setelah massa memaksa masuk ke kantor KPU untuk menemui komisioner KPU.
Massa mencoba menerobos pagar betis yang dilakukan aparat kepolisian.Akibatnya tujuh orang pengunjuk rasa diamankan karena di anggap sebagai provokator hingga terjadi kericuhan.Peristiwa ini terjadi pada saat simulasi yang dilakukan jajaran Mapolres Bengkulu Utara dilapangan Kembangseri Kabupaten Bengkulu Tengah.
Dalam simulasi ini, massa pendukung salah satu calon tidak terima dengan keputusan KPU yang di anggap menghilangkan 1000 suara calon mereka.
Kapolda Bengkulu Brigjend Pol. Yopianes Mahar mengatakan, ini merupakan bentuk persiapan dari kepolisian terkait pengamanan pemilukada yang akan berlangsung 2017 mendatang.
“Kita sudah dari awal mempersiapkan pengamanan Pilkada serentak hal ini juga dilakukan seluruh jajaran Polri di Indonesia, namun kita harap pemilkuda di Benteng ini tetap aman dan kondusif,” katanya.
Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan satu-satunya yang akan mengikuti Pemilukada serentak di Propinsi Bengkulu. Kapolda Bengkulu sendiri mengaku akan menerjunkan 3000 lebih personilnya untuk mengamankan Pilkada di Bengkulu Tengah.(hdn)
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY