Saat Selfie, Sejoli Asal Sumsel Tewas Tenggelam

    532
    Warga mengevakuasi korban

    PROGRES.ID,BENTENG – Dua sejoli asal Sumatera Selatan (Sumsel) Sutopo (36) dan Nanda (25) tewas tenggelam di objek wisata Pantai Sungai Suci, Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Rabu sore (21/12/2016).

    Diduga kedua korban tergelincir setelah sempat asyik berfoto di pinggir kawasan pantai. Kedua korban yang sudah tak bernyawa dibawa ke rumah sakit di Kota Bengkulu untuk dilakukan visum, kemudian langsung dipulangkan ke daerah asalnya.

    Diketahui, kedua korban bersama adiknya, Maya Lestari tiba di Kota Bengkulu beberapa hari sebelumnya. Ketiga orang tersebut menginap di salah satu hotel di Kota Bengkulu. Pada Selasa sekitar pukul 16.00 WIB, ketiganya mengunjungi objek wisata Pantai Sungai Suci.

    Tak berlangsung lama, ketiga orang tersebut menyeberang jembatan gantung yang ada di kawasan wisata tersebut. Setelah menyeberang, Sutopo dan Nanda sempat mengabadikan foto. Sementara Maya tidak ikut berfoto. Kemudian, Nanda yang sedang asyik difoto oleh Sutopo, dihempas ombak di pantai tersebut.

    Sontak, Nanda langsung ikut terhempas ke bawah sungai. Melihat Nanda yang jatuh, Sutopo berupaya untuk menyelamatkan Nanda. Sayangnya, upaya Sutopo sia-sia. Keduanya malah tenggelam dan tidak bisa diselamatkan.

    Salah seorang penjaga pondok warung, Mukhtar (38) mencoba menolong kedua korban dengan melemparkan ban. Namun tidak berhasil, kemudian kembali melemparkan pelampung namun upaya tersebut tetap tidak berhasil.

    Lantas, bersama warga lain, Mukhtar langsung terjun ke sungai dan menarik kedua korban ke daratan. Saat diangkat, kedua korban sudah dalam keadaan pingsan. Tak berlangsung lama, pihak kepolisian Polsek Pondok Kelapa dan ambulance datang. Kedua korban langsung diangkat warga ke ambulance dan dibawa ke Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Bengkulu. Sayangnya dalam perjalanan, nyawa kedua korban sudah tidak bisa diselamatkan. Setiba di rumah sakit, jenazah kedua korban divisum.

    “Mereka (korban) memang sedang asyik berfoto. Tiba-tiba saya kaget saat adiknya teriak. Saya mendekat dan melihat, korban sudah jatuh tenggelam ke sungai. Saya meminta bantuan ke warga lain. Selain itu, kami berusaha melempar ban dan pelampung, namun terhempas dengan angin. Akhirnya terpaksa kami mengangkat korban dengan terjun langsung ke sungai,” ungkap Mukhtar.

    Terpisah, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andhika Vishnu melalui Kapolsek Pondok Kelapa, Iptu Radian Andy Ratomo, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Kedua korban setelah mendapat visum dari tim medis, langsung dibawa ke Provinsi Sumatera Selatan.

    “Bersama warga, sudah membawa korban ke rumah sakit. Keduanya sudah tak bernyawa lagi dan langsung dibawa ke Palembang,” demikian Radian.(hdn)

    Komentar Facebook

    LEAVE A REPLY