Potensi Biogas Di Benteng Belum Optimal

164
Ilustrasi/daerah,sindonews.com

PROGRES.ID,BENTENG– Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Damsik  mengungkapkan Benteng memiliki potensi menjadi daerah penghasil energi dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di masyarakat.Salah satunya adalah potensi pengembangan Bio Gas yang bersumber dari kotoran sapi atau kerbau.

“Saat ini memang hewan ternak di Benteng masih banyak diliarkan. Padahal ini bisa menjadi potensi yang sangat luar biasa bila di organisir secara baik serta dapat  membuat desa menjadi mandiri,” jelas Damsik (15/10/2016)

Hampir setiap Desa di Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki hewan ternak jenis sapi dan kerbau, hanya saja potensi dari kedua hewan ternak tersebut masih sering diabaikan lantaran ketidak pahaman mengenai manfaatnya. Menurut Damsik pengembangan bio gas dari kotoran hewan tersebut bisa menjadi solusi dalam mengatasi kelangkaan bahan bakar jenis minyak tanah atau gas tabung melon, terutama bagi masyarakat yang ada di wilayah pedesaan.

“Kita memiliki potensi itu tapi belum tergarap, kita memiliki banyak sekali sapi dan kerbau. Bahkan di beberapa kecamatan hewan ini malah menjadi pemicu keributan masyarakat lantaran dibebas liarkan. Jika sudah dikandangkan maka ini akan menjadi sumber energi yang sangat luar biasa. Sebagaimana Bio Gas ini sudah dikembangkan di pulau Jawa dan Bali,” ujar Damsik.

Menurutnya untuk menggerakan generator listrik dan kompor bio gas hanya dibutuhkan kotoran dari 3 ekor sapi atau kerbau. Sebab itu jika dibandingkan dengan jumlah potensi sumber daya yang ada di Benteng maka masyarakat tidak perlu lagi repot atau kewalahan mencari sumber energi.

“Bayangkan ada berapa banyak rumah warga yang bisa terbantu dengan bio gas ini. Sebab itu potensi ini akan menjadi prioritas kami dalam membimbing masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna,” tutup Damsik. (hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY