Langka, Gas 3 Kg di Benteng Tembus Rp 22 Ribu

305
Ilustrasi | Ist/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Gas Elpiji ukuran 3 Kg kini menembus harga Rp 22.000 Per tabung. Ini sejak kelangkaan gasmelon itu sejak sebulan terakhir. Diduga, kelangkaan gas ini dimanfaatkan para pengecer untuk menaikan harga. Padahal, biasanya harga gas elpiji di tingkat pengecer hanya Rp 18.000.

Salah seorang pengecer gas elpiji 3 Kg, Arwana mengaku terpaksa menaikan harga gas elpiji lantaran sulit untuk mendapatkannya dari tingkat agen. “Stoknya dibatasi, biasanya tidak dibatasi, kini hanya disuplay 5 sampai 10 tabung gas saja tiap pengecer,”  ungkap Arwana, Selasa (27/9/2016).

Sementara itu, salah seorang warga desa Ujung Karang Dewi menuturkan, sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 Kg ini cukup menghambat aktifitasnya.

“Saya ini pedagang gorengan keliling, setiap hari masak pakai gas, tolonglah pemerintah tu cepat tanggap menangani kelangkaan gas ini, kalau memang dibatasi jangan sampai menyusahkan masyarakat,” keluh Dewi.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY