Camat Tolak Teken Laporan APBDes P, Kades Taba Terunjam Bingung Cairkan ADD Tahap II

337
Kades Taba Terunjam temu camat karang tinggi
Kades Taba Terunjam Hartanto menemui Camat Karang Tinggi Tamsirudin | Foto: Hendry/PROGRES BENTENG

PROGRES.ID, BENTENG – Kepala Desa (kades) Taba Terunjam Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Hartanto mengaku bingung mencairkan dana desa (DD) tahap II. Pasalnya, Camat Karang Tinggi, Tamsirudin menolak menandatangani Laporan APBDes Perubahan yang disampaikan Pemerintah Desa (Pemdes) Taba Terunjam. Untuk diketahui, laporan APBDes P merupakan syarat untuk mencairkan dana desa tersebut.

Hartanto pun akhirnya memutuskan menemui Camat Karang Tinggi karena merasa tenggat waktu pencairan masih dekat. Namun, upaya yang dilakukan Hartanto tak membuahkan hasil.

Hartanto menjelaskan, memang ada sedikit permasalahan antara Pemdes Taba Terunjam dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).  Menurutnya, semua prosedur sudah dilakukan pihak desa terkait musyawarah yang harus dilakukan sebelum laporan APBDes P itu diserahkan ke Pemerintah Kecamatan.

Ia mengakui saat musyawarah ditingkat desa, Ketua BPD tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Namun, Hartanto mengklaim sudah mengundang Ketua BPD.

“Jadi saya harus bagaimana lagi pak camat, semua masyarakat sudah diundang dan semuanya hadir, hanya Ketua BPD saja yang tidak hadir, harusnya masalah musyawarah BPD dia yang menyiapkan. Ini malah tidak hadir, bahkan menolak menandatangani Laporan APBDes P. Sekarang pak camat juga menolaknya. Bukan saya saja yang resah, saat ini masyarakat juga resah akibat ulah BPD ini,” jelas Hartanto.

Sementara, Tamsirudin mengaku tetap menolak menandatangani APBDes P Taba Terunjam. Sebelum ada tandatangan dari BPD setempat, menurut Tamsirudin, APBDes P baru bisa diverifikasi oleh pihak kecamatan jika semua berkas sudah dianggap lengkap termasuk tanda tangan yang ada di dalamnya. Ia meminta jika masih ada masalah di tingkat desa harus diselesaikan terlebih dahulu.

“Saya tidak akan menandatangani itu selama tandatangan perangkat desa yang lain belum ada. Saya ini bekerja sesuai dengan aturan, jadi saya sarankan untuk selesaikan masalah ditingkat desa dahulu. Kalau nanti tidak bisa selesai maka saya akan panggil perangkat desa termasuk BPD ke kantor saya,” tegas Tamsirudin.

Sejauh ini, di Kecamatan Karang Tinggi dari 18 desa sudah ada 11 desa yang sudah menyampaikan laporan APBDes P ke Pemerintah Kecamatan dan diklaim sudah di verifikasi. Sementara 7 desa yakni Desa Taba Terunjam, Gaja Mati, Penanding, Pelajau, Karang Nanding, Renah Lebar, Rena Semanek dinilai belum menyerahkan laporan itu.(hdn)

Komentar Facebook

LEAVE A REPLY