Badai & Gelombang Tinggi Picu Harga Ikan Laut Meroket

211
Nelayan Benteng
Pedagang yang juga nelayan di Pondok Kelapa ini menunjukkan dagangannya yang kian sedikit | Foto: Hdn/PROGRES BENTENG
PROGRES.ID, BENTENG – Harga ikan laut melonjak. Ini disebabkan angin badai dan gelombang tinggi yang sejak seminggu terakhir menerpa perairan Bengkulu. Akibatnya, para nelayan tak dapat melaut. Bahkan, para pedagang ikan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengeluhkan kondisi ini, karena jenis ikan yang dijual pun kian sedikit.

Lapak-lapak pedagang ikan di sepanjang jalan lintas Barat Sumatera Desa Pondok Kelapa yang biasanya dipenuhi ikan, kini hanya tampak beberapa jenis ikan saja.

Ikan jenis gaguk yang biasanya dijualdengan harga  Rp 20.000 perkilogram, kini naik menjadi Rp 25.000 perkilogram. Ikan kakap merah yang biasanya dihargai Rp 45.000 saat ini dijual Rp 60.000.
Salah seorang pedagang ikan, Chun menuturkan, sejak seminggu terakhir mereka terpaksa mendatangkan ikan dari kawasan Pulau Baai Kota Bengkulu.
“Kami terpaksa nyambut (membeli) ikan dari Pulau Baai, karena nelayan di daerah sini (Benteng) tak ada yang melaut. Mereka banyak jadi kuli serabutan gara-gara badai sama gelobang tinggi.  Kalau badai terus seperti ini, entah gimana nasib kami nelayan ini,” keluh Chun.(hdn)
Komentar Facebook

LEAVE A REPLY